Sebelum ku menulis, aku berhadapan dengan lembar kosong
disitulah aku, berbincang tentang kekosongan-kekosongan
yang belum sempat terisi kalimat-kalimat
seperti kita
yang saling kosong
yang saling mengisi
yang saling memberi
yang saling meminta
yang saling mendekatkan
yang saling menjauhkan
intinya, yang saling-saling itu ujungnya akan berpaling
nih nanti kalo kalian misal dituntut untuk saling memberi kabar
wesss setop, salah siji ae sing ngekek'i kabar. umak gak kesel a saling memberi kabar terus-terusan mulai bengi sampek pendak isuk. Isuk ngucapno selamat pagi sampek selamat malam, malam terlalu pagi, akhire ngucapno selamat pagi ae. terus wes sampek matahari terbit malam hari.
jangan lupa, hubungan itu perlu diberi jarak. jangan terlalu dekat, jangan melekat. soalnya itu zinah bray, haha. guduk, maksudku jangan lupa diberi jarak, biar ada ruang spasi agar saling merindu.
Jadi ? Rasa yang baik itu yang bagaimana?
Komentar
Posting Komentar