Tetapi sekarang beban ku lebih berat dari gunung,
karena aku tak tahu ke mana kisah ini akan berakhir.
Rumah manakah yang akan dihuni oleh rembulan itu?
Kamar manakah yang akan diterangi cahayanya nan lembut?
Mata siapakah yang dijadikannya bersinar?
Rumah siapakah yang hendak diubahnya menjadi surga?
Siapakah yang akan mengecup bibirnya yang diberkati?
Siapakah yang akan bersandar dalam naungan cemara itu?
Siapa yang akan sesumbar sebagai pemilik palem keperakan itu
Akankah ia datang untuk mengembalikan ketenangan jiwaku dan menjadikanku lelaki yang paling beruntung?
Bahkan lebih terang dari fajar, Senyumanmu menyinari hariku. Aku tidak peduli dengan cuaca langit hari ini, Sebab suasana hatiku tergantung keadaanmu.
Komentar
Posting Komentar