Dari rahim sepi, terlahir anak sunyi yang sendiri.
Diam menatap hati tak berpenghuni.
Cerah, namun muram mengelilingi.
Terik, namun dingin menyelimuti.
Aku memeliharanya dengan senyap.
Apa kau tak ingin mendekapnya walau sekejap?
Bahkan lebih terang dari fajar, Senyumanmu menyinari hariku. Aku tidak peduli dengan cuaca langit hari ini, Sebab suasana hatiku tergantung keadaanmu.
Komentar
Posting Komentar